Dibawah ini ada pertanyaan-pertanyaan yang menarik untuk anda jawab, tapi jawabannya jangan nyontek ya? Hal ini bagus lho untuk memotivasi kita agar lebih mensyukuri kehidupan kita, dan agar kita lebih mengenal diri kita dimata (………). Beberapa pertanyaan dibawah ini memang sengaja ngasal, tapi menurut banyak orang nggak bisa asal-asalan juga sih jawabnya. Orang yang banyak tadi hanya orang-orangan sawah hehe, soalnya saya nggak berani tanyakan hal ini langsung pada orang-orang sekitar saya. Saya masih koreksi diri, dan…..oke to the point aja.
- Siapa kamu?
- Kenapa kamu ada di dunia ini?
- Pernahkah kau berfikir bahwa kau adalah orang yang berprestasi sejak awal berada dalam kandungan?
- Siapa orang tuamu?
- Sayangkah ia padamu?
- Sudah sejauh mana kau membalas kasih sayangnya?
- Pernahkah kau menyakitinya?
- Apa alasanmu menyakitinya?
- Pernah merasa berdosa telah menyakiti orang tuamu?
- Seringkah kamu membangga-banggakan orang tuamu?
- atau justru kamu malah sering menyakitinya?
- Adakah orang lain yang lebih baik dari orang tuamu?
- Tempat/rumah mana yang paling sering kamu tinggali?
- Tempat/ rumah siapa itu?
- Siapa orang lain yang lebih sering membuatkan makanan untukmu?
- Siapa orang lain yang lebih sering mencucikan pakaianmu?
- Siapa yang paling sering menasehatimu?
- Kamu masih pelitkah dengan sedikit rejekimu untuk kau berikan kepada orang tuamu?
- Adakah dibenakmu untuk membalas jasa-jasa, rasa cinta, rasa sayang orang tuamu yang selama ini senantiasa menjaga dan merawatmu?
- Tahukah kalian apa yang diinginkan, yang paling diinginkah orang tuamu darimu?
Kemenangan kalian, prestasi kalian, doa kalian, kebahagiaan kalianlah yang ingin mereka lihat, yang ingin mereka saksikan dan pernahkah kalian tahu bahwa orang tua kita tidak pernah menuntut lebih atas jasanya membesarkan kita. Ia tidak meminta emas yang indah, tidak rumah yang megah, tidak mobil yang mewah tapi ia memintamu untuk senyum kepadanya, memeluknya, mengatakan bahwasannya kamu senantiasa merindukannya, kamu selalu merindukan pelukannya dan mengatakan bahwa merekalah orang yang paling kamu cintai.
Orang tuamu adalah sesuatu yang indah, begitupun orang tuaku. Pulanglah dan katakan hal yang sulit ini “Ayah, Ibu aku cinta kamu” kepadanya (orang tuamu) yang kamu tak sadari mereka adalah hal yang paling indah. Teman mohon maaflah kepada mereka atas ketidaksopananmu, ketidakpatuhanmu (dengan suara yang pelan dan lirih) dan tersenyumlah sambil menatap wajahnya. Terakhir dari saya bahwa kesimpulannya…….jadilah anak yang baiiiiiiiiiiiiiiiiik.
hiks hiks hiks !!!!!
Ente mah nyieun urang Emosi wae eh !!!!
jadi hayang ceurik yeuh !!!!!
hiks hiks hiks hiks hiks hiks hiks hiks hiks hiks (@ ^ @) !!!!!!!
! v !
hahay,, bingung w…aneh banget kalo gak ada yg lebih aneh…
numpang ah…boleh dikunjungi….
http://echoboys.wordpress.com